PUBLIKASI

Lodewijk: Canvassing Itu Ilmunya Orang Dagang

By  | 

IMRON.id —– Kampanye politik tentu tidak hanya dengan berorasi di atas panggung yang dihadiri ribuan massa. Namun, ngobrol santai di sebuah kedai juga bisa jadi media menarik simpati masyarakat.

Seperti yang dilakukan Hi Lodewijk F. Paulus, yang juga maju sebagai Calon Anggota DPR RI ( Lampung).

Beberapa tokoh partai koalisi Capres: Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal dan Wakil Ketua DPRD Ismet Roni, ikut santap siang di RM Pindang Ria, dengan Sekjen H. Lodewijk F. Paulus. (2018)

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres Joko Widodo – Ma’ruf Amien.

Bersama Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen DPP Partai Golkar Haji Lodewijk, pada Rabu (21/11/18) malam, Lodewijk yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres Joko Widodo – Ma’ruf Amien— mengundang teman-temanya di Lampung untuk ngobrol santai di sebuah kedai kopi—sambil menyosialisasikan agenda politik 2019.

Di situlah, mantan Danjen Koppasus ini, menenalkan apa itu strategi politik “ala canvassing”.  Yakni, metode sosialisasi dengan bertemu warga, mengajak ngopi bareng sambil menyerap aspirasi mereka.

Lodewidjk roaoadshow di beberapa titik. Siang hingga larut malam, diawali dari RM Pindang Ria, Jl. Ahmad Dahlan, Pahoman, Bandar Lampung, lalu esok harinya ke RM Pindang Cikmat di Pelabuhan Pajang, dan malam berikutnya ke Warung Sate Tegal—yakni kawasan kuliner malam di Bandar Lampung.

Canvassing merupakan langkah meminta dukungan dengan cara blusukan dan bertatap muka langsung dengan masyarakat. “Kami akan canvassing ke sejumlah lolkasi di Bandarlampung,” kata Lodewijk.

Canvassing, bisa diartikan sebuah inisiasi sistematis melalui kontak individu, yang biasanya digunakan selama kampanye politik. “Istilah canvasing ini sebenar sering dipakai kegiatan bisnis,” kata Lodewijk F. Paulus.

“Canvassing ini ilmunya orang dagang (teori marketing). Kalau yang pernah jadi sales pasti tahu apa itu nganvas,” kata Sekjen DPP Partai Golkar yang kini menjadi Calon Anggota Legislatif Lampung Satu nomor urut satu itu bercerita.

Metode itu, kata Lodewijk lagi banyak digemari calon pemilih. Kenapa? karena rakyat bisa bertatap muka langsung dengan tim kampanye, dalam suasana yang akrab. Semua masalah yang terjadi pada ruang publik bisa di debat, ditanya, bahkan bisa ditolak seandainya ada konstituen yang tidak sepakat.

RM Pindang Ria, Bandar Lampung, (21/11/2018):
Makan Siang bersama Sekjen DPP Partai Golkar Letjen Purn TNI. H. Lodewijk F. Faulus, Sekjen DPP PK Abdul Kadir Karding, Mantan Menteri PDT Lukman Edi, ketua DPRD Lampung Deddy Afrizal, Wakil Ketua DPRD Ismet Roni, dan Anggota Fraksi PKB Hidir Ibrahim

Lodewijk memilih metode nganvas juga dalam rangka kampaye Pilpres dalam tiap kali kunjungan ke daerah-daerah se Indonesia. Selain efektif, ternyata ia menjadi tahu apa kemauan rakyat.

Di Lampung, metode canvassing sangat memungkinkan karena banyak tempat tempat nongkrong anak muda. Mulai dari pengurus partai tingkat ranting, cabang, pengurus daerah kota/kabupaten hingga tingkat pengurus bisa melakukanya.

Hanya saja, sambung Lodewijk, strategi canvassing itu belum di-launching. Saat ini masih dipersiapkan untuk peluncuran program tersebut.

Tak Kenal Lodewijk?

Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus menjadi Sekjen Golkar menggantikan Idrus Marham setelah kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar diumumkan oleh Airlangga Hartarto selaku ketua umum di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, tepatnya hari Senin (22/1/2018).

Lodewijk punya rekam jejak politik di Lampung. Dia pernah menjadi Plt.Ketua DPD Partai Golkar Lampung, saat transisi ketua DPD Golkar masih dijabat M. Alzier Dianis Thabranie.

Sebelum memasuki dunia politik, Lodewijk ia adalah perwira tinggi di TNI Angkatan Darat. Lodewijk merupakan perwira TNI lulusan Akademi Militer pada tahun 1981.

Ia banyak mengisi posisi penting di Kopassus. Di sana, ia sempat menjadi komadan pasukan elite Kopassus yakni Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) 81. Lodewijk juga pernah menjabat Komandan Jenderal Kopassus pada tahun 2009.

Kemudian, pada 2011 ia menjabat Pangdam I Bukit Barusan. Lodewijk memasuki masa pensiun pada tahun 2015. Sejak itulah ia terdaftar sebagai kader Golkar. Jabatanya, ketika awal di Golkar adalah (tahun 2016), Koordinator Bidang Kajian Strategis DPP Partai Golkar (*)

 

(*) teks dan foto  Himawan Imron

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *